Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Heni
● online
Heni
● online
Halo, perkenalkan saya Heni
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Uncategorized » MADI DAN MASRI ANTARA CEMAGA DAN KUCHING 21 Hari, 2 Nelayan, Kisah Nyata Madi dan Masri
click image to preview activate zoom
Diskon
10%

MADI DAN MASRI ANTARA CEMAGA DAN KUCHING 21 Hari, 2 Nelayan, Kisah Nyata Madi dan Masri

Rp 90.000 Rp 100.000
Hemat Rp 10.000
KodeHMD-53
Stok Tersedia
Kategori Uncategorized
Tentukan pilihan yang tersedia!
Bagikan ke

MADI DAN MASRI ANTARA CEMAGA DAN KUCHING 21 Hari, 2 Nelayan, Kisah Nyata Madi dan Masri

Apa rasanya dianggap mati, padahal masih
mengapung di tengah lautan?
Niat Madi hanya mencoba pompong barunya bersama sahabatnya, Masri, di Laut Cemaga. Namun, ketika mesin Dongfeng mati di tengah laut, perjalanan sederhana itu berubah menjadi perjuangan bertahan hidup. Selama 21 hari, mereka terombang-ambing di lautan, berpindah dari kapal nelayan Vietnam ke kapal Filipina, hingga akhirnya terdampar di Kuching, Malaysia, sebagai pendatang asing tanpa izin (PATI).
Kabar tentang dua nelayan Natuna itu akhirnya sampai ke Ranai. Bupati Natuna, Drs. H. Daeng Rusnadi, menunjuk Harmidi, seorang staf Humas, untuk menjalankan misi penyelamatan berisiko tinggi. Dengan sedan hitam berpelat diplomatik, Harmidi menerobos perjalanan dari Kuching menuju Entikong, menghadapi ancaman hukum imigrasi, hingga mengantarkan Madi dan Masri pulang melalui Pontianak. Dalam kondisi tubuh yang melemah akibat malaria dan hepatitis, keduanya akhirnya tiba di Ranai menggunakan pesawat Hercules TNI AU, disambut tangis haru keluarga.
Belasan tahun kemudian, di antara lumpur mangrove Pering, Bandarsyah, kenangan itu kembali mengemuka. Sebuah kisah tentang perjuangan bertahan hidup, keberanian, persahabatan, dan kemanusiaan yang melampaui batas negara-tentang dua nelayan yang sempat dianggap hilang, tetapi akhirnya menemukan jalan pulang.

MADI DAN MASRI ANTARA CEMAGA DAN KUCHING 21 Hari, 2 Nelayan, Kisah Nyata Madi dan Masri

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 2 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout