Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Heni
● online
Heni
● online
Halo, perkenalkan saya Heni
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Uncategorized » Menggapai SHOLAT KHUSYU’
click image to preview activate zoom
Diskon
10%

Menggapai SHOLAT KHUSYU’

Rp 90.000 Rp 100.000
Hemat Rp 10.000
KodeJKO-10
Stok Tersedia
Kategori Uncategorized
Tentukan pilihan yang tersedia!
Bagikan ke

Menggapai SHOLAT KHUSYU’

Amalan pertama yang akan dihisab atas seorang hamba Allah pada hari kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik, maka baiklah semua amalnya. Dan apabila shalatnya jelek maka jeleklah semua amalnya (Hadis riwayat Thabrani). Dan sesungguhnya sebaik-baik amalan kalian adalah shalat. (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Ath-Thabrani).  Maka tegakkanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’. Karena shalat adalah tiang agama, barangsiapa yang menegakkan shalat, berarti menegakkan agama, dan barangsiapa yang meninggalkan shalat berarti merobohkan agamanya. Dan sungguh shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya shalat adalah lebih besar keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain.

Dalam sebuah hadis, Abu Hurairah meriwayatkan, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke masjid, lalu ada juga seorang laki-laki masuk Masjid dan langsung shalat kemudian memberi salam kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau menjawab dan berkata kepadanya, “Kembalilah dan ulangi shalatmu karena kamu belum shalat!” Maka orang itu mengulangi shalatnya seperti yang dilakukannya pertama tadi kemudian datang menghadap kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam dan memberi salam. Namun Beliau kembali berkata: “Kembalilah dan ulangi shalatmu karena kamu belum shalat!” Beliau memerintahkan orang ini sampai tiga kali hingga akhirnya laki-laki tersebut berkata, “Demi Dzat yang mengutus Tuan dengan hak, aku tidak bisa melakukan yang lebih baik dari itu. Maka ajarkanlah aku!” Beliau lantas berkata: “Jika kamu berdiri untuk shalat maka mulailah dengan takbir, lalu bacalah apa yang mudah buatmu dari Al Qur’an kemudian ruku’lah sampai benar-benar ruku’ dengan thuma’ninah (tenang), lalu bangkitlah (dari ruku’) hingga kamu berdiri tegak, lalu sujudlah sampai hingga benar-benar thuma’ninah, lalu angkat (kepalamu) untuk duduk hingga benar-benar duduk dengan thuma’ninah. Maka lakukanlah dengan cara seperti itu dalam seluruh shalat (rakaat) mu.” (HSR. Bukhari).

Dari hadis di atas dapat dipahami bagaimana shalat seharusnya dilaksanakan dengan benar dan baik. Shalat yang benar dan baik adalah shalat yang dilakukan sesuai tuntunan Rasulullah. Shalat yang dilakukan sesuai dengan tuntunan Rasulullah ini menjadi ukuran kualitas shalat seseorang. Kualitas shalat berdasarkan hadis di atas setidaknya mencakup 4 amalan yang dilakukan secara utuh dan terpadu yang tidak bisa dipisahkan atau ditinggalkan salah satu darinya. Keempat amalan dimaksud adalah, kaifiatus shalat, Qiraatush shalat, Adabush shalat, dan Ruhush shalat.

Menggapai SHOLAT KHUSYU’

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 7 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout