● online
- HARMONISASI PERLINDUNGAN HAKHAK TERSANGKA DALAM SI....
- Perjalanan Panjang Menuju Taubat....
- MULTIMODAL BOOK MATEMATIKA DAN BAHASA INDONESIA UN....
- EKONOMI KOPI RAKYAT ROBUSTA DI JAWA TIMUR....
- Judgemental Publik Fenomena Menghakimi di Era Sosi....
- ILMU ALAMIAH DASAR....
- HUKUM PERDATA LANJUTAN....
- SPIRITUAL MANAGEMENT TEORI, KONSEP, DAN PENELITIAN....
Minyak Atsiri Temu Putih, Temu Ireng dan Temu Mangga: Identifikasi Komponen Kimia, Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri serta Uji Hedonik Sebagai Aromaterapi Pengharum Ruangan
Rp 198.000 Rp 208.000| Kode | MAT-78 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Uncategorized |
Minyak Atsiri Temu Putih, Temu Ireng dan Temu Mangga: Identifikasi Komponen Kimia, Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri serta Uji Hedonik Sebagai Aromaterapi Pengharum Ruangan
Beberapa jenis empon-empon lokal yang umum dikenal di Indonesia, antara lain temu putih (Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe), temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) dan temu mangga (Curcuma mangga Val.). Penelitian ini dilaksanakan dalam rangka eksplorasi pemanfaatan minyak atsiri temu putih, temu ireng dan temu mangga sebagai antioksidan, antibakteri dan aromaterapi pengharum ruangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri temu putih, temu ireng dan temu mangga berturut-turut mengandung 24, 19 dan 14 komponen kimia yang semua telah teridentifikasi. Komponen kimia terbesar dalam minyak atsiri temu putih, temu ireng dan temu mangga, berturut-turut adalah kamfor, iso-valeral dan pentadekana (dengan kadar sebesar 11,40%; 44,92%; dan 38,51%). Minyak atsiri temu mangga (IC50=54,82 ppm) dan temu ireng (IC50=64,33 ppm) termasuk katagori antioksidan kuat, sedangkan minyak atsiri temu putih (IC50=118,30 ppm) termasuk katagori antioksidan sedang. Minyak atsiri temu mangga mempunyai aktivitas antibakteri S. aureus ATCC 25923 yang termasuk katagori kuat (zona inhibisi=11,13 mm), sedangkan aktivitas antibakteri S. aureus ATCC 25923 minyak atsiri temu putih (zona inhibisi=10,24 mm) dan temu ireng (zona inhibisi=8,81 mm) termasuk katagori sedang. Minyak atsiri temu putih, temu ireng, dan temu mangga tidak memiliki aktivitas antibakteri E. coli ATCC 25922. Hasil uji hedonik minyak atsiri sebagai aromaterapi pengharum ruangan menunjukkan bahwa semua minyak atsiri baik minyak atsiri temu mangga (nilai uji hedonik=3,25), temu ireng (nilai uji hedonik=2,75), dan temu putih (nilai uji hedonik=2,75) termasuk katagori cukup disukai panelis.
Minyak Atsiri Temu Putih, Temu Ireng dan Temu Mangga: Identifikasi Komponen Kimia, Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri serta Uji Hedonik Sebagai Aromaterapi Pengharum Ruangan
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.260 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Project Based Teaching Module (Dasar-Dasar Kuliner) merupakan modul mata pelajaran Dasar-dasar Kuliner yang aktivitas belajarnya dilaksanakan dengan model Project Based Learning. Modul ini dapat menjadi salah satu acuan dalam proses belajar mengajar di Kelas X SMK pada mata pelajaran Dasar-dasar Kuliner yang dilengkapi dengan: (i) komponen pendahuluan yang terdiri atas identitas modul, elemen, kompetensi awal,… selengkapnya
Rp 136.680 Rp 145.900Buku ini membahas dakwah sebagai aktivitas penting dalam menyampaikan ajaran Islam dengan pendekatan yang efektif, komunikatif, dan menyentuh hati. Diawali dengan pembahasan mengenai seluk-beluk dakwah, fiqih dakwah, hukum, kaidah, kewajiban, serta berbagai jenis dakwah, buku ini memberikan landasan teoritis yang kuat bagi para dai dan pemerhati dakwah. Selanjutnya, pembaca diajak memahami konsep storytelling sebagai salah… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 100.000Saat ini kemampuan literasi tidak lagi hanya sekadar membaca dan menulis dalam arti sempit. Literasi kini mencakup kemampuan untuk memahami, mengkritisi, dan mengomunikasikan informasi dalam berbagai bentuk. Buku ini dirancang untuk menjawab tantangan dalam meningkatkan keterampilan literasi di tengah gempuran perkembangan teknologi dan digital. Buku ini terdiri dari 14 bab yang akan membantu pembaca untuk… selengkapnya
Rp 210.000 Rp 214.000Pembahasan tentang Ekonomi, dalam hal ini mata Teori Ekonomi Makro, selalu mengundang diskusi dan pembahasan yang tidak ada henti, sesuai dengan pekembangan zaman. Karena dunia Pendidikan Ekonomi memiliki magnet tersendiri yang selalu mampu menarik masyarakat untuk mempelajari dan mengkaji secara kontinu. Pendidikan Ekonomi layak menjadi tujuan keilmuan. Perkembangan kegiatan Ekonomi Makro antara lain kebijakan fiskal… selengkapnya
Rp 178.000 Rp 180.000Buku ini akan mengupas dan menguraikan secara sederhana pengertian senam secara umum, definisi spesifik tentang senam aerobik, hingga manfaat luar biasa yang ditawarkannya. Selain itu, buku ini juga menyajikan informasi penting mengenai infrastruktur dan fasilitas yang diperlukan untuk senam aerobik, berbagai jenis senam berdasarkan Federation Internationale de Gymnastique (FIG), serta etika dan pengetahuan yang wajib… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 100.000What is it? PBRI is a Peeragogy-Based Reading Instructional Model designed for collaborative reading in an L2 context. It is designed based on eighth-grade students’ needs to read the L2 texts. They face dilemmas, demotivation, and difficulties solving reading problems since they do not have ample comprehension strategies. The way to use the PBRI model… selengkapnya
Rp 77.640 Rp 88.000Pisang Merupakan Salah Satu Komoditas Buah Unggulan Dan Banyak Ditemukan Di Indonesia. Buah Pisang Dapat Tumbuh Dan Ditemukan Hampir Di Seluruh Daerah Di Indonesia Dengan Spesifikasi Tersendiri. Pisang Mengandung Sumber Gizi Yang Baik Untuk Tubuh Diantaranya Sebagai Sumber Vitamin, Karbohidrat, Dan Juga Mineral. Pengembangan Produk Keripik Pisang Dapat Menjadi Salah Satu Peluang Untuk Menciptakan Keunggulan… selengkapnya
Rp 206.040 Rp 214.900“Ibu adalah orang yang sangat hebat, yang tak pernah lelah untuk membahagiakan anaknya.”
Rp 90.000 Rp 100.000Konsep pendidikan Ahklak K.H. Ahmad Dahlan merupakan suatu Ideologi pendidikan moral yang sengaja dilakukan untuk membentuk tindakan yang baik pada individu dengan memanfaatkan kemampuan berpikir untuk membedakan antara yang benar dan yang salah. Sementara itu, Buya Hamka berfokus pada pengembangan karakter individu dengan menekankan pembentukan moralitas individu melalui penggunaan kemampuan emosional untuk dapat membedakan antara… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 100.000

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.